Bukan Sekadar Pebisnis, Pesan Duka Pramono Anung untuk Sang Perekat Politik Rachmat Gobel
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melayat ke rumah duka mendiang Rachmat Gobel. Ia menilai almarhum sebagai figur pemersatu dunia politik dan tokoh penting dalam hubungan bilateral Indonesia-Jepang.

Di tengah rangkaian kegiatan yang telah dijadwalkan pada pagi ini, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyempatkan langkah untuk bertakziah ke rumah duka mendiang Rachmat Gobel. Tokoh nasional itu berpulang pada Jumat (10/7) di RS Brawijaya Tebet, Jakarta Selatan.
Pramono mengungkapkan, “Saya tadi pagi sebelum memulai acara, saya memang sengaja untuk melayat ke Pak Rachmat Gobel.” Ia mengaku berduka mendalam sekaligus merasa sangat kehilangan figur yang memiliki kedekatan personal dengannya. Keduanya bahkan kerap mengadakan pertemuan di Balai Kota.
Dalam kenangan Pramono, almarhum adalah pribadi yang hangat dan penuh kepedulian terhadap sesama. Ia memandang Rachmat Gobel sebagai figur pemersatu yang mampu menjembatani beragam kelompok di ranah politik.
> *“Kita semua kehilangan orang yang selama ini menjadi perekat.”*
“Dan tentunya kita semua kehilangan orang yang selama ini menjadi perekat bagi banyak kelompok di dalam dunia politik,” ucapnya lagi.
Pramono menilai jejak karier almarhum sangat impresif. Salah satu kontribusinya yang menonjol adalah kemampuan mempererat hubungan bilateral Indonesia dengan Jepang. “Beliau termasuk yang kemudian membangun hubungan yang baik dengan komunitas di Jepang, dan itu saling memberikan manfaat dan keuntungan,” tuturnya.
Menutup takziahnya, Pramono memanjatkan doa bagi almarhum. “Saya mendoakan mudah-mudahan beliau mendapatkan tempat yang terbaik,” ujar Pramono.
Comments(0)
No comments yet.
Be the first to share your thoughts!